Follow Us:
20:52 WIB - Kuasa Hukum S. Hondro, Dr. Martin Purba, Nilai Keterangan Penggugat Tidak Konsisten | 08:20 WIB - Ririanti Safrida Thania kepada Para Juara BAPOR JU CUP I Se-Riau Tingkat SMP di Gelora Karya Patra | 19:01 WIB - Oknum Polda Riau Diduga Tipu IRT Rp354 Juta, Kasus Jalan di Tempat | 05:31 WIB - Wamenkomdigi Ajak Pegiat Internet Komunitas Edukasi Pemanfaatan Teknologi Saat Darurat | 05:30 WIB - Menkomdigi: Ekosistem Digital Aman Perkuat Kiprah UMKM Perempuan | 05:28 WIB - Awali 2026, Menkeu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas
/ Ekonomi / Mendag Minta Pemda Siapkan Subsidi Ongkos Angkut, Untuk Mendag Minta Pemda Siapkan Subsidi Ongkos Angkut /
Mendag Minta Pemda Siapkan Subsidi Ongkos Angkut, Untuk Mendag Minta Pemda Siapkan Subsidi Ongkos Angkut
Sabtu, 03 Desember 2022 - 16:07:55 WIB
Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan saat meninjau Pasar Cik Puan beberapa waktu lalu (foto/int)
TERKAIT:
   
 
PEKANBARU - Sejumlah kebutuhan pokok seperti telur ayam dan beras di Provinsi Riau masih dijual dengan harga tinggi. Dikhawatirkan kenaikan harga juga terjadi pada sejumlah komoditi jelang Natal dan Tahun Baru 2023 (Nataru).

Maka itu, Menteri Perdagangan Zulkifli Hasan (Zulhas) meminta pemerintah daerah (Pemda) menyiapkan anggaran subsidi untuk mengantisipasi terjadinya kenaikan harga bahan pangan saat Nataru.

“Itu ada dana 2 persen dana cadangan tidak terduga untuk subsidi kebutuhan kita sehari-hari,” kata Zulhas saat pemantauan ketersediaan dan harga bahan pokok di Pasar Rasamala, Banyumanik, Semarang, Sabtu (3/12/2022).

Ia memastikan bila ada harga yang naiknya di atas 5 persen, maka Pemda bakal turun untuk membiayai ongkosnya.

“Misal bawang dari mana datangnya, nanti ongkos dari pemerintah daerah yang menanggung sehingga harga tetap stabil,” sebut Zuhas.

“Ketersediaan terjamin, beras, telur, cabai, ayam semua ada. Ndak usah khawatir untuk menghadapi natal dan tahun baru,” ujarnya usai pantauan.

Bersama Menteri BUMN Erick Tohir, Zulhas berkeliling pasar sejak pukul 08.30 WIB untuk mengecek harga ke para pedagang setempat, ia memastikan stok dan harga aman.

Pada kesempatan itu, kedua Menteri tersebut sekaligus memborong belanja untuk emak-emak. Dari hasil pantauan, Ia menjelaskan harga cabe rawit naik sedikit. Sementara harga bawang, tempe dan cabe merah keriting tidak mengalami kenaikan.

Lalu harga daging ayam harga turun dari Rp 35.000 menjadi Rp32.000. Sementara telur naik menjadi Rp 30.000. Lebih lanjut ia menjamin ketersediaan beras bulog yang dijual dengan harga Rp 9.450 per kilogram. Dia mengatakan secara keseluruhan inflasi mengalami penurunan bulan ini menjadi 5,42 persen. Padahal pada triwulan ke-3 kemarin ada di angka 5,72 persen.


Berita Lainnya :
  • Kuasa Hukum S. Hondro, Dr. Martin Purba, Nilai Keterangan Penggugat Tidak Konsisten
  • Ririanti Safrida Thania kepada Para Juara BAPOR JU CUP I Se-Riau Tingkat SMP di Gelora Karya Patra
  • Oknum Polda Riau Diduga Tipu IRT Rp354 Juta, Kasus Jalan di Tempat
  • Wamenkomdigi Ajak Pegiat Internet Komunitas Edukasi Pemanfaatan Teknologi Saat Darurat
  • Menkomdigi: Ekosistem Digital Aman Perkuat Kiprah UMKM Perempuan
  • Awali 2026, Menkeu Dorong Pertumbuhan Ekonomi Berkualitas
  • Agung Luncurkan Aplikasi Sip Aman Permudah Urus Izin Bangunan
  • Figur Pembasmi Premanisme, Brigjen Pol Hengki Haryadi Kini Menjabat Wakapolda Riau
  • Menkeu: Selaraskan Tiga Mesin Pertumbuhan untuk Ekonomi Berkelanjutan
  •  
    Komentar Anda :
       
     
    PT. Jean Seputar Indonesia
    Copyright © 2017